Tampilkan postingan dengan label coretan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label coretan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 November 2017

Garis Waktu




Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya kau bertemu dengan satu orang yang mengubah hidupmu untuk selamanya. Kemudian, satu orang tersebut akan menjadi bagian terbesar dalam agendamu. Dan hatimu takkan memberikan pilihan apapun kecuali jatuh cinta, biarpun logika terus berkata bahwa risiko dari jatuh cinta adalah terjerembab di dasar nestapa.

Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, aka nada saatnya kau terluka dan kehilangan pegangan. Yang paling menggiurkan setelahnya adalah berbaring, menikmati kepedihan dan membiarkan garis waktu menyeretmu yang niat tak niat menjalani hidup. 

Lantas, mau sampai kapan ? 
Sampai segalanya terlambat untuk dibenahi ? 
Sampai cahayamu benar-benar padam ? 
Sadarkah bahwa Tuhan mengujimu karena Dia percaya dirimu lebih kuat dari yang kau duga ? 

Bangkit ! Hidup takkan menunggu. 

Pada sebuah garis waktu yang merangkak maju, akan ada saatnya kau ingin melompat mundur pada titik-titik kenangan tertentu. Bahkan kau ingin tinggal di dalamnya, walau hanya dalam mimpi. Namun, tiada guna, garis waktu takkan memperlambat gerakannya barang sedetik pun. Ia hanya mampu maju, dan terus maju. Dan mau tidak mau, kita harus ikut terseret dalam alurnya. Maka, ikhlaskan saja kalau begitu. Karena sesungguhnya, yang lebih menyakitkan dari melepaskan sesuatu adalah berpegangan pada sesuatu yang menyakitimu secara perlahan.

Sabtu, 10 Desember 2016

How About Marriage?


how about marriage?



"hah?? dosennya ga masuk?" ucapku sepotong demi sepotong sambil mengatur nafas.
semangatku sabtu ini buyar begitu saja ,bangun pagi, mengejar metro naik grab,
terasa sia-sia .#okeskip-_-

dua mata kuliah kosong. kelas terasa sepi karena tiga orang temanku tidak masuk,
sedangkan yang lainnya sibuk dengan urusannya.

hanya ada 3 orang temanku yang lainnya, kami pun sibuk dengan gadget masing-masing.
hingga ada sesuatu yang membuat kami terpusat pada satu gadget
yang dipegang oleh salah satu dari kami

dia menunjukkan pada kami video lamaran seseorang
yang membuat setiap perempuan merasa sempurna.
lamaran romantis yang dipenuhi tawa, bunga-bunga, serta kerabat dekat

dan seketika kami merinding dibuatnya.
bahwa laki-laki romantis itu memang ada
bukan hanya sekedar fiksi dalam novel atau drama korea

entah mengapa aku tidak begitu tertarik
akupun langsung kembali pada kesibukan ku sebelumnya

bagiku memikirkan pernikahan
adalah hal yang rumit
tidak ingin serta belum terpikirkan
melintas saja tidak pernah

aku, dua puluh tahun saat ini
masih banyak yang belum aku lakukan
masih banyak yang ingin aku lakukan

tapi mengapa teman-teman ku yang lain sudah memikirkannya?
apakah aku terlalu berpikir kekanakkan?

duniaku hanya sebatas layar gadget
duniaku hanya sebatas dinding kamar
dan jalanku hanya sebatas jalan raya ciledug sampai kebayoran #iniapaansi?-__- #okeskip

untuk saat ini aku belum mau menentukan bagaimana pernikahan ku nantinya.
aku hanya ingin segera skripsi, lulus, dan meniti karir
terlihat kekanakkan, tapi seperti itulah bahagiaku
sesederhana itu ^-^





Sabtu, 19 November 2016

Hujan dan kecewa



 
Sore itu, cuaca tidak sedang secerah hatiku. Gumpalan awan gelap beriringan menggantung di atas langit yang sedang kulihat. 

“ah, semoga saja tidak hujan.” gumamku dalam hati.

Sekumpulan pikiran negatif mulai mengisi setengah dari isi kepalaku. Setengahnya lagi terisi perasaan yang tidak bisa kudeskripsikan dengan benar. 

Mereka  pernah bilang sesuatu yang direncanakan belum tentu jadi, dan kali ini pertemuan kami benar-benar tidak direncanakan seperti sebelumnya. Setelah mendapat kabar bahwa jam terakhir tidak ada kelas, aku mengajaknya bertemu dan dia langsung mengiyakan. 

Jarak kampus ke stasiun hanya 5 menit bila ditempuh dengan kendaraan bermotor. Perlahan rintik-rintik hujan mulai turun, namun aku menghiraukannya. Aku segera menaiki anak tangga menuju peron dan nafasku mulai terengah seiring dengan derasnya  hujan yang turun begitu saja.

Fokusku menaiki anak tangga terganggu oleh getaran ponsel yang sedang kugenggam, 1 missed call dan 5 pesan terabaikan. Aku menepi ke pinggir tangga untuk melihat pesan tadi…



Karena hujan selalu meninggalkan cerita. Datangnya selalu menjadi alasan bagi dia membatalkan setiap janji yang telah kami rencanakan, dan untuk pertama kalinya aku benci hujan.  

Sabtu, 12-11-2016


Selasa, 18 Oktober 2016

Dalam doa


aku tak harus menjadi mimpimu untuk sekedar bersama
karena kau tahu, mimpi akan terhenti saat kau terbangun

aku pun tak harus menjadi harapmu untuk sekedar bersama
karena kau tahu, harap akan terhenti disaat kau kecewa 

cukupkan saja aku menjadi doamu
karena di saat doa tak kunjung nyata, kau akan terus meminta

Minggu, 16 Oktober 2016

Kamu





tegarnya karang adalah dirimu
deburan ombak itulah jiwamu
kau ajarkan diri ini bertahan
menggelorakan setiap asa yang bergemuruh

kicauan burung adalah celotehmu
indahnya senja itulah pribadimu
canda tawa yang kau suguhkan
membuatku lupa akan satu hal 
yang menyesakkan dada

aku tidak punya cerita cinta 
yang bisa dipamerkan
karena bahagiaku sederhana
bahagiaku adalah kamu



Sabtu, 15 Oktober 2016

ASK ME !

Ask me !

Haloooooooooooooooooooooooooooooooooooo!!!!!!

Long time no writing in this blog. I am sooooooooooooooooooooooooooooooo lazy busyyyyyyyy.

And now, I try to make a target to writing minimum once a week. Fightinggggggggggggg!!!!



Hm…. Kelamaan ga nulis jadi bingung mau mulai dari mana. Banyak sih yang mau ditulis, tapi yaaa malesnya ituuuuuuu. Pulang dari kampus bawaannya pengen molor, apalagi kalo udah megang hape sambil tiduran di kasur, best comfortable place in the world lah pokoknya!! Hehe

Karena udah janji bakalan mau nulis lagi buat mengisi kekosongan hati blog ini, gue nulis yang paling simple dulu aja ya. This is a questions which I ask my self ….

APA YANG PALING SUSAH ?


1.       Mendeskripsikan diri sendiri.



Paling ga bisa nih kalo disuruh mempresentasikan diri sendiri. Pernah waktu perkenalan semester baru, disuruh dosen MSDM maju satu-satu mempresentasikan diri, eh malah pada cengengesan. Ga gampang tapi susah (?) biasanya sih Cuma nyeritain yang bagus bagus tentang diri sendiri, misalnya  “ Saya ini tipe orang yang mau berusaha, jujur, rajin, dan bla bla bla…. “ aslinya mah ada tugas susah dikit, langsung nyerah, copast makalah orang wkwk. “ Saya ini rajin … “ iya, rajin bacain update-an KoreanUpdates daripada LINE TODAY,hehehe



2.       Melawan M-A-L-A-S



Sekarang, gue termasuk orang yang ngerjain tugas kalo udah deket deadline, h-1. Engga kaya waktu SMA dulu, tugas dicicil biar ga keteter, sekarang mah gue jadi susah karena dibuat sendiri, wkwk. Emang masanya kali ya? 2 jam sebelum presentasi, makalah baru diprint hehe. Udah gitu jurusan gue kan kesmas, yang diharuskan peka sama isu isu hot di masyarakat. Tapi kenapa yaaaaa isu-isu Kpop lebih menggoda daripada LINE TODAY. Kalo baca LINE TODAY bawaannya ngantuk. Hehe





3.       BERSYUKUR


Yaps, ini hal simpel yang sering banget disepelekan. Biasanya sih karena kita terlalu sering membandingkan apa yang kita punya dengan orang lain. Kadang masih suka iri sama mereka yang kemana-mana naik motor sendiri, sedangkan gue masih naik metro dan cari tebengan sana sini kalo mau ke kampus. Tapi disini gue belajar untuk memandang segala sesuatu dengan kacamata positif. Kalo naik motor, macet jadi keluhan, kalo gue naik metro macet, masih bisa tidur, hehehe . ya sebenernya pinter-pinter kita aja menyikapinya. Kadang apa yang kita keluhkan adaah apa yang orang lain inginkan.





APA YANG PALING MUDAH ?


1.       Komentarin hidup orang lain

Bisa juga dibilang ghibah wkwk. Kalo udah ngumpul sama temen, paling asik gibahin orang, siapapun itu. Kaka kelas yang kece, yang nyebelin, yang jutek, sampe random people di pinggir jalan pun kita komentarin.

Jadi ceritanya ada kaka kelas satu angkatan di bawah gue (?) yang kemana-mana tuh selalu berdua, empet (?) banget liatnya, di kelas mojok berdua, kelompokan juga maunya berdua, ga masuk kelas juga barengan.  nah si cowok ini keliatan sombong banget, hape iphone, Macbook iphone, sampe nama wifi-nya tuh Satr** iphone , apple addict lah istilahnya, norak sih kalo kata gue. Banyak keles yg pake iphone tp ga gitu2 amat, tapi herannya kenapa si cewe biasa aja, orang mah ingetin cowonya jangan sombong2 amat. Lama-lama gue jadi tau kalo ternyata mereka berdua itu pasangan suami istri, pantesan ajaaaaaaaaaaaa wkwk

Ada lagi nih, pas istirahat gue sama temen2 biasa pesen nasi goreng di samping kampus. Nasgor langganan ini tuh rame pelanggannya, udah gitu kadang Bapaknya sholat maghrib dulu baru bikinin nasgor pesenan kita.  Mau ga mau kita harus nunggu dulu. Sambil nunggu biasanya kita duduk di pelataran rumah orang kaya, yang kadang kalo pemiliknya pulang, kita pada bangun dulu karena mobilnya mau masuk, miris sih wkwk. Banyak orang yang lalu lalang di sekitar masjid situ, kita sering banget komentarin mereka sambil meredam (?) rasa laper. “anjir, tuh orang buluk banget ye, gendut, gondrong gitu, pasti mahasiswa abadi. Wkwk”  banyak lah kalimat2 yang ga enak didenger kalo udah komenin orang, sampe pesenan nasgor dateng, kita baru anteng .

Bahagia itu sederhana, ngetawain hidup orang lain misalnya. Wkwk



2.       E-N-T-A-R


Ini yang paling gampang, entar --Nunda-nunda waktu maksudnya. Apapun itu, nyebut kata entar emang enak. Efeknya keteteran pas hari H. kadang ide bagus buat nulis pun hilang gitu aja, ketika terucap kata entar buat nulis :( kalo lagi pengen nulis, malah suka stuck sambil inget inget apa yang dulu mau ditulis, tapi percuma, ga ada yg keinget wkwk


Segitu dulu yaaaaaaaaaa, udah stuck nih hehehe. InsyaAllah bakal rajin nulis ngisi blog yang terbengkalai ini. Annyeongggggggg!


Viewers^^

Visitors, all I want to say thanks! ^^

Flag Counter

Search This Blog

hits

Popular Posts

MUSIC

Profile

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers